LIVING YANGTZE KARYA ERIC VALLI UNTUK SWAROVSKI WATERSCHOOL

Tentang Pameran

Saya ingin memperlihatkan betapa cantiknya sungai ini. Saya ingin menunjukkan tempat-tempat yang ditinggali oleh manusia yang hidup dengan harmonis bersama Yangtze, sesuatu yang mereka lakukan selama berabad-abad. Saya ingin menginspirasi. Ini adalah sungai yang indah, tempat awal mula peradaban yang harus dilindungi.”  – Eric Valli

Selama enam bulan, fotografer terkenal, Eric Valli, berkelana di sepanjang sungai Yangtze di Cina, jalur air terbesar ketiga di dunia, untuk memotret sudut-sudutnya yang paling menakjubkan dan terpencil.

Menampilkan lebih dari 90 foto dan delapan film dokumenter pendek, Living Yangtze karya Eric Valli untuk Swarovski Waterschool menghadirkan cerita dari tujuh masyarakat inspiratif yang masing-masing hidup dalam harmoni dengan Sungai Yangtze.

Menggunakan foto dan film sebagai media positif, Living Yangtze karya Eric Valli untuk Swarovski Waterschool  berupaya untuk menghubungkan kita kembali dengan masyarakat yang tinggal di sekitar sungai dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan air yang berkelanjutan.


Tujuh Lokasi Menakjubkan, Tujuh Cerita Inspiratif

Pameran ini mengungkap lebih dari tujuh bab berbeda yang menggambarkan lanskap yang mengundang decak kagum dan wajah-wajah bermartabat yang ditemui Eric sepanjang perjalanannya: pengrajin tembikar yang mencari nafkah dari tanah liat sungai, nelayan di Eastern Lake, penanam teh yang sabar meneruskan tradisi berumur 2000 tahun, persinggahan di desa Naxi yang tradisional, pelukis petualang yang terinspirasi oleh cahaya dan lanskap yang tak pernah sama, Lama dan desa yang bersatu melindungi alam, menciptakan kesaksian unik dari Cina tradisional, jauh dari jalanan yang dilalui banyak orang.

Rumah bagi 480 juta orang, Yangtze menyokong sepertiga dari populasi Cina. Dari Shanghai hingga Massif Geladangdong, mata air sungai, Yangtze adalah sungai terbesar ketiga di dunia.

Lihat Galeri Video Pameran >

Swarovski Waterschool

Living Yangtze adalah sebuah proyek yang terinspirasi oleh Swarovski Waterschool, organisasi nirlaba yang sudah berkarya di lembah sungai Yangtze sejak tahun 2008. 

Air selalu menjadi elemen penting dalam produksi kristal Swarovski, tetapi tak hanya itu, air juga menjadi budaya dan filosofi perusahaan yang sejak 120 tahun lalu menuntut rasa hormat kepada manusia dan nilai-nilai lingkungan. Tujuan dari Swarovski Waterschool adalah menumbuhkan kesadaran akan fakta bahwa air itu penting untuk keberlangsungan hidup kita; untuk mengajarkan prinsip-prinsip pengelolaan air yang berkelanjutan; dan untuk menyediakan air minum bersih dan sanitasi air di sekolah dan masyarakat yang berada di wilayah tempat program Waterschool dilaksanakan.

Lima belas tahun yang lalu, Swarovski Waterschool yang pertama didirikan di Sungai Inn, Austria. Sejak saat itu, Swarovski telah mendirikan Waterschool di berbagai sungai terbesar di penjuru dunia – Delta Sungai Gangga di India, Sungai Yangtze di Cina, Taman Nasional Bwindi Impenetrable di Uganda, dan Hutan Amazon di Brasil. Program ini telah menjangkau 200.000 anak serta keluarganya, dan telah diajarkan di 2.655 sekolah di seluruh dunia. 

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.swarovskiwaterschool.com

Eric Valli

Seorang fotografer, sutradara film, dan pengarang kenamaan, Eric Valli lahir pada tahun 1952 di Dijon, Prancis. Awalnya, ia memiliki keterampilan sebagai pembuat perabot kayu, tetapi ia menghabiskan sebagian besar kariernya untuk menangani hubungan antara manusia dan alam.

Sejak tahun 1981, Eric telah memotret lokasi-lokasi paling sulit dijangkau di dunia untuk majalah National Geographic, Life, GEO, Paris Match, Stern dan Smithsonian, juga The Sunday Times London. Eric adalah spesialis pemandangan gunung dan menjadi pakar Himalaya, khususnya Nepal, Tibet, dan Afghanistan. Pada tahun 1987, foto bercerita karyanya, Honey Hunters – dokumentasi dari Gurung, suku pemanjat bukit di Nepal tengah-barat – memenangi Penghargaan World Press.

Pada tahun 1990, Eric memfilmkan Shadow Hunters, yang merekam pengumpulan sarang burung untuk digunakan sebagai bahan sup di sebuah gua yang luas di Thailand barat. Film tersebut menjadi nominasi Academy Award untuk dokumenter terbaik. Pada tahun 1999, Eric menyutradarai cerita petualangan berjudul Himalaya – sebuah kisah usaha bertahan hidup di wilayah pegunungan – yang menjadi film Nepal pertama yang mendapatkan nominasi Academy Award untuk film asing terbaik. Hingga kini, Eric telah menerbitkan 14 buku. Secara keseluruhan, fotografinya telah diapresiasi dengan tiga Penghargaan World Press. 

Untuk Living Yangtze karya Eric Valli untuk Swarovski Waterschool, Eric menghabiskan enam bulan berkelana di Cina untuk menggambarkan sungai melalui orang-orang yang hidup harmonis dengannya.