JOURNEY TO INFINITY: ESCHER’S WORLD OF WONDER


Ditampilkan sekarang hingga 26 Februari 2017 

Tentang Pameran

Journey to Infinity: World of Wonder Escher menampilkan karya-karya M.C. Escher, salah seorang seniman grafik paling terkenal di dunia.

Menampilkan lebih dari 150 karya asli, pameran ini merupakan bentuk retrospektif dari sketsa misterius dan desain paradoksalnya. Pameran dimulai dengan cetakan awalnya dan gambar naturalistis yang terinspirasi oleh lanskap Italia. Pameran ini menjelajah lebih jauh ke dalam karya M.C. Escher mengenai pengubinan dan transformasi bentuk yang menggambarkan bagaimana metamorfosis menjadi fitur unik dalam karyanya yang memadukan fantasi dan geometri. Dalam upayanya melakukan riset matematis, ia menciptakan gambar tanpa batas yang dibuat dengan detail dan presisi menakjubkan dalam upaya merepresentasikan ketakterhinggaan.

Hingga hari ini, komunitas ilmiah internasional masih mengelu-elukan karya M.C. Escher sebagai simbol hubungan timbal-balik antara Seni dan Sains. Meskipun sebagian besar pemahamannya atas matematika bersifat visual dan intuitif, ia mampu memainkan arsitektur dan perspektif untuk melahirkan dunia ajaib yang tidak terbatas dan menakjubkan. Seni milik M.C. Escher terus memesona dan menjadi inspirasi bagi seniman, arsitek, ahli matematika, musisi, dan desainer berbagai generasi yang jatuh cinta terhadap fantasi riang dan konstruksinya yang memukau.

Tema Pameran
M.C.Escher di ArtScience Museum
M.C. Escher
Self-portrait
1929
Litografi
Koleksi Liberty, A.S.
 

Karya awal M.C. Escher terinspirasi oleh Art Nouveau, sebuah gaya seni populer yang berasal dari Eropa di akhir abad ke-19. Beliau juga menyukai alam dan menciptakan sejumlah pola cetakan yang mencerminkan gambar nyata serangga dan bunga.

Perjalanannya di Italia antara tahun 1921 dan 1935 menginspirasinya untuk menggambarkan daerah pedesaan di Italia secara ekstensif.

Karakteristik karya M.C. Escher berasal dari pengamatan alam yang jeli dan gairahnya terhadap keteraturan geometris yang dilihatnya di dunia sekitarnya.  

M.C.Escher di ArtScience Museum
M.C. Escher
Regular Division of the Plane II
1957
Cukil Kayu
Koleksi Liberty, A.S.
 

Titik balik penting dalam perkembangan artistik M.C. Escher adalah perjalanan keduanya ke Spanyol selatan pada 1936. Di sana ia mengunjungi tengara arsitektur Moorish yang terkenal seperti Alhambra Palace di Granada dan Mezquita di Cordoba. Kunjungan ini menginspirasinya untuk mempelajari secara metode pola yang digunakan para seniman di abad ke-14 untuk mendekorasi dinding dan lengkungan monumen Moorish.

Ia akhirnya memiliki ketertarikan besar terhadap pengubinan: dekorasi geometris yakni bentuk segitiga, bintang atau kotak berulang-ulang menjadi seperti ubin menutupi sebuah bidang tanpa menyisakan celah sama sekali. Ia dengan cermat menghasilkan lebih dari 100 lukisan cat air yang menampilkan berbagai motif pengubinan pada sebuah buku. Motif-motif ini mewakili 17 cara berbeda mengisi permukaan datar dengan pola teratur dan studinya tentang berbagai kemungkinan pewarnaan.  

M.C.Escher di ArtScience Museum
M.C. Escher
Sky and Water I
1938
Cukil Kayu
Koleksi Liberty, A.S.
 

M.C. Escher menciptakan dunia tempat pusaran transformasi didasarkan pada berbagai jenis pengubinan dan tempat bentuk abstrak berubah menjadi bentuk konkret. Dunia tempat burung-burung bisa berubah secara perlahan-lahan menjadi ikan atau seekor cicak berubah menjadi sel sisir madu. Ada juga transformasi yang menghasilkan kombinasi yang berlawanan seperti siang dan malam hari, atau kebaikan dan kejahatan.

Escher tidak membatasi penelitiannya pada pembagian bidang; ia juga kagum dengan permukaan reflektif yang digambarkan dalam potret dirinya yang terkenal Hand with Reflecting Sphere.

M.C.Escher di ArtScience Museum
M.C. Escher
Verblifa Tin
1963
Koleksi Pribadi, Italia  
  
 
Berkat ketenarannya, M.C. Escher terus mendapat permintaan untuk membuat hasil karya oleh pejabat dan penggemarnya di seluruh dunia. Beliau juga menerima permintaan biasa, mulai dari sampul program konser hingga kartu ucapan sederhana dan label ex-libris. M.C. Escher memberikan perhatian yang sama pada permintaan kecil demikian, mengadaptasikan bahasa komposisinya yang lebih besar agar sesuai dengan proyek skala kecil.
M.C.Escher di ArtScience Museum
M.C. Escher
Print Gallery
1956
Litografi
Koleksi Liberty, A.S.
 

Pemahaman matematika M.C. Escher sangatlah visual dan intuitif. Komposisinya menjelajahi kesalahan pada perspektif melalui struktur yang pada pandangan pertama terlihat wajar tetapi setelah diperhatikan dari dekat ternyata mustahil untuk dibuat.

Pada 1954, beliau mulai berinteraksi dengan para ilmuwan. Ini menghasilkan sumber inspirasi yang luas untuk penelitiannya, terutama tentang konstruksi mustahil, ilusi optik, dan representasi ketakterhinggaan.

Beberapa karyanya yang paling terkenal: Ascending and Descending, Print Gallery, dan Relativity menunjukkan upaya M.C. Escher untuk merepresentasikan ketakterbatasan. Beberapa mahakarya tersebut mencerminkan aspek esensial dari seninya: hubungan rumitnya dengan matematika dan komposisi tanpa akhir.

M.C.Escher di ArtScience Museum
M.C. Escher
Pink Floyd
Ummagumma
1969
Koleksi Pribadi, Italia
 

Sampai saat ini, referensi untuk karya M.C. Escher dapat ditemukan di berbagai ranah mulai dari bidang artistik hingga budaya populer.

Sejumlah pelukis kontemporer dan seniman digital terinspirasi oleh karya pengubinan M.C. Escher dan telah menerjemahkannya ke bahasa artistik mereka masing-masing. Musisi dan penyanyi dari akhir tahun 1960-an juga menggemari proses kreatif M.C. Escher. Di bidang komik dan kartun, dunia geometrisnya menginspirasi banyak pencipta karakter komik terkenal.

Mereka memamerkan bagaimana Escher Mania telah mempengaruhi semua ranah kreatif dan bagaimana karya M.C. Escher masih mempengaruhi budaya kontemporer.


Seluruh karya M.C. Escher © 2016 M.C. Escher Company – Belanda.  Semua hak dilindungi oleh undang-undang. www.mcescher.com 

Galeri Foto


Interaktif
Aktivitas Teka-teki Pengubinan


Interaktif M.C. Escher

Para pengunjung diajak untuk menjelajahi berbagai kemungkinan pengubinan dengan teka-teki skala besar yang terinspirasi oleh Escher. Dari situ mereka akan menemukan empat prinsip pengubinan. 

Aktivitas Teka-teki Pengubinan


The Relativity Room

M.C. Escher sangat tertarik dengan hal-hal ganjil terkait menggambarkan perspektif. Ia menciptakan lingkungan yang terlihat aneh dan mustahil melalui isi hasil karyanya. Para pengunjung dapat masuk ke Relativity Room Escher yang memainkan proporsi ruang untuk menciptakan ilusi ukuran yang terdistorsi.

Program untuk Umum

Tur Terpandu untuk Umum

Dalam Bahasa Inggris:
Jumat Keluarga 6 & 20 Jan, 3 & 24 Feb | 15.00 - 16.00
Minggu 8, 15, & 22 Jan, 5, 12, 19, & 26 Feb | 17.00 - 18.00
Minggu 26 Feb | 11.30 - 12.30

Dalam bahasa Mandarin:
Sabtu 14 & 21 Jan, 4 Feb | 14.00 - 15.00 & 16.00 - 17.00

Biarkan otak Anda berpikir keras dalam tur yang dipandu ini saat Anda dibawa menuju alam fantastis dan mustahil dari imajinasi M.C. Escher. Temukan bagaimana ide matematis dan seni saling berpadu dalam karya Escher dan bagaimana cara berpikirnya terus berpengaruh besar pada masa kini.

Gratis untuk pemegang tiket Journey to Infinity: Escher's World of Wonder. Hingga 25 peserta, dengan prinsip datang lebih dulu dilayani lebih dulu.

Workshop Membuat Cetakan Pengubinan Anda Sendiri

Jumat Keluarga 6 & 20 Jan, 3 & 24 Feb | 16.30 - 17.30

Temukan matematika yang puitis dalam lokakarya pembuatan karya seni yang praktis ini. Dengan titik awal dalam kisi-kisi dan bentuk, peserta bereksperimen dan mendesain berbagai cetakan pengubinan mereka sendiri, mewujudkan inspirasi dari karya seni pengubinan dan emblematas M. C. Escher.

$3 per peserta, tersedia bagi pemegang tiket Journey to Infinity: Escher's World of Wonder. Hingga 20 peserta, dengan prinsip datang lebih dulu dilayani lebih dulu.

Tentang Kurator dan Mitra

Dr. Federico Giudiceandrea, kurator dari Journey to Infinity: Penyelenggara Pameran World of Wonder Escher di ArtScience Museum, Marina Bay Sands, merupakan seorang kolektor dan penggemar hasil karya seniman Belanda M.C. Escher. Ketertarikannya yang besar terhadap Escher dimulai saat duduk di bangku sekolah menengah. Ia mengumpulkan lebih dari 150 hasil cetakan dan karya seni oleh seniman grafik Belanda ini sejak 1990. Pada 2007, Dr. Giudiceandrea menjadikan minat pribadinya ini sebagai profesi dengan mengadakan pameran bertema Escher. Pada saat ini, beliau menjadi orang di balik lebih dari 10 pameran karya Escher. Beliau juga anggota dewan MUSEION (South Tyrolean Modern Art Museum).

Dr. Giudiceandrea pada saat ini menjabat sebagai salah seorang Pendiri, Presiden, CEO dan Direktur Departemen Riset dan Pengembangan di Microtec - sebuah perusahaan pemindaian kayu internasional. Ia telah menerima banyak penghargaan yang mengakui karya rekayasanya bersama Microtec - termasuk iF Design Award (2015) dan Marcus Wallenberg Prize (Pemenang, 2016).


M.C. Escher Foundation didirikan sendiri oleh M.C. Escher pada 1968 dan bertujuan untuk melestarikan warisan karyanya. Sekarang ini, M.C. Escher Foundation menyelenggarakan pameran serta menerbitkan buku dan film tentang kehidupan serta karya M.C. Escher. Lembaga ini memiliki koleksi besar yang mencakup karya-karya asli M.C. Escher dan berupaya untuk mengembalikan sebanyak mungkin karya asli yang ada ke Belanda.

Arthemisia Group perusahaan produsen dan penyelenggara pameran seni terbesar di Italia. Arthemisia Group telah memperkenalkan dan mengonsolidasikan cara baru penciptaan pameran, dan kini menjadi pusat rujukan nasional dan internasional untuk penyelenggaraan dan produksi acara seni berkualitas tinggi. Sejak 2000, Arthemisia telah memproduksi lebih dari 450 pameran.

Pameran diselenggarakan atas kerjasama dengan:
   
Logo M.C. Escher Foundation
Proyek Paralel dari: