Artscience Late di ArtScience Museum, Marina Bay SandsArtscience Late di ArtScience Museum, Marina Bay Sands

ARTSCIENCE LATE


Kamis Ketiga setiap bulan | 19.00 – 22.00

Pada Kamis malam di minggu ketiga setiap bulan, pintu ArtScience Museum dibuka hingga pukul 22.00 dan menghadirkan pertunjukan gratis, kunjungan pameran hingga larut malam, serta promosi khusus tiket masuk beli 1 gratis 1 untuk pameran (19.00-22.00).*

Siapkan jadwal Anda untuk hari tersebut dan nikmati semua pengalaman yang ditawarkan di sepanjang malam. Lihat sisi lain dari museum di luar jam normal saat eksplorasi dan eksperimen menjadi sajian wajib pada malam hari; saat kolaborasi artistik dan penemuan mengambil alih ruangan museum; saat sekat-sekat membaur menjadi satu.

*Syarat & Ketentuan berlaku.


Acara Mendatang

ArtScience Late Speak Sing Machinery bersama Tania De Rozario, Pooja Nansi, dan Cyril Wong

ArtScience Larut Malam: Speak - Sing - Machinery bersama Tania De Rozario, Pooja Nansi & Cyril Wong

Kamis, 21 Sep | 20.00
Expression Gallery, Lantai 4
Gratis, datang lebih dulu, dilayani lebih dulu. Kapasitas terbatas.

Gerakan tubuh yang sedang jatuh cinta, bentangan semangat dari batasan dan tekanan, bersamaan dengan perkotaan – baik secara teologis maupun ilmiah: saksikan tiga penyair Singapura saat mereka mengakui, melalui syair dan musik, pada ritme dan ilham dari kehadiran yang berarti di dalam ketergantungan antara dunia teknologi dan kemanusiaan kita.

Tentang Seniman:
Tania De Rozario adalah seniman dan penulis. Dia adalah penulis And The Walls Come Crumbling Down (Math Paper Press, 2016) dan The Walls Come Crumbling Down (Math Paper Press, 2013). Dia merupakan pemenang SPH-NAC Golden Point Award tahun 2011 untuk English Poetry, dan dia mengelola Etiquette SG, platform multidisipliner yang berfokus mengembangkan dan menampilkan seni, tulisan, film, dan musik karya wanita.

Pooja Nansi adalah penyair dan penampil. Dia adalah penulis Stiletto Scars dan Love is An Empty Barstool. Setiap bulan dia juga mengurasi pertunjukan puisi dan pengungkapan kata-kata yang disebut Speakeasy di Artistry dan kerap dipadati penonton. Baru-baru ini, salah satu pertunjukan tunggal wanitanya yang berjudul You Are Here dipentaskan di Esplanade sebagai bagian dari Kalaa Utsavam, yang juga ditampilkan di Queensland Poetry Festival. Dia adalah NAC-NTU Writer in Residence selama 2015-2016 dan juga penerima penghargaan Young Artist Award pada tahun 2016.

Cyril Wong adalah penyair, penulis fiksi, dan kritikus. Dia adalah penerima Young Artist Award pada tahun 2005 dan dua kali menyabet penghargaan Singapore Literature Prize - sebagai pemenang English Poetry for Unmarked Treasure pada tahun 2006, dan sebagai pemenang bersama penghargaan The Lover’s Inventory pada tahun 2016. Dia telah menuliskan 16 koleksi puisi dan prosa hingga kini, dan karya-karyanya telah menghiasi majalah dan antologi sastra dalam negeri maupun internasional. 

Untuk perincian lebih lanjut, kunjungilah laman  acara Facebook kami

Disponsori oleh: