Artscience Late di ArtScience Museum, Marina Bay SandsArtscience Late di ArtScience Museum, Marina Bay Sands

ACARA ARTSCIENCE LATE YANG LALU


Arsip acara ArtScience Late sebelumnya di ArtScience Museum.

Lihat acara ArtScience Late mendatang>

  • 2017
  • 2016
  • 2015
  • 2014
ArtScience Larut Malam: Ujikaji Menghadirkan Smokescreen oleh George Chua dan Wu Jun Han

ArtScience Larut Malam: Ujikaji Menghadirkan Smokescreen oleh George Chua dan Wu Jun Han

Kamis, 17 Agu | 20.00
Expression Gallery, Lantai 4
Gratis, datang lebih dulu, dilayani lebih dulu. Kapasitas terbatas.

Apakah perang masa kini sama dengan yang digambarkan sejarah? Apakah media benar-benar menyajikan realitas perang modern sepenuhnya? Pelajari dinamika ini pada masa pasca-kebenaran saat persepsi yang disajikan bergeser tanpa henti. Mengintegrasikan keriuhan denyut industri dengan visual memukau, seniman suara veteran, George Chua, dan praktisi seni visual serta musisi eksperimental, Wu Jun Han, membawa pemirsa mengarungi pengalaman audio visual persepsi kontemporer tentang perang pada masa perubahan teknologi.

Untuk perincian lebih lanjut, kunjungilah laman acara Facebook kami

Disponsori oleh:  

ArtScience Late: Lalu Lalang Laboratory (L3)

ArtScience Larut Malam: Lalu Lalang Laboratory (L3)

Kamis, 20 Jul | 19.15 - 20.45
Inspiration Gallery, Level 4
Gratis, datang lebih dulu, dilayani lebih dulu. Kapasitas terbatas.

Dalam Charting the Multiverse of Our Dreams, pertunjukan bersama Lalu Lalang Laboratory (L3) mengupas ide asal muasal, siklus kosmologi, dan masa depan alternatif, perjalanan pribadi yang saling berkaitan, yang menghubungkan praktik artistik mereka. Dengan pertunjukan dadakan dan pengalihan yang tak berkesudahan di pertunjukan dalam dialog puisi dan sains, melalui cuplikan gambar suara, tarian, dan proyeksi gambar. 

Terdapat banyak sekali titik fokus, semuanya menjadi satu. Perpaduan ide dan energi ini akan diwujudkan dalam eksperimen yang berani. Anda diundang untuk berpartisipasi dengan membuat keputusan nan meriah sebagai penikmat seni.

Mengenai L3:
L3 memulai pertemuan pada musim semi 2016 untuk bertukar, menjumpai, mencari, menyelidiki, dan mempertanyakan perjalanan keberadaan kreatif. Lab ini menandai ketelitian, komitmen dan keingintahuan 4 seniman mapan –Aaron Khek (koreografer/penari), Leslie Tan (pemain celo), Nirmala Seshadri (seniman multidisiplin/koreografer), dan Ix Wong Thien Pau (koreografer/penari). Dalam mewujudkan karya seninya, mereka menggunakan pendekatan tanpa batas, tanpa hierarki, dan tak berlabel. 

L3 terbuka bagi seluruh seniman serupa. Mereka akan duduk, menyesap teh, dan tampil. Untuk ekspedisi ini, L3 bekerja bersama dengan Mervin Wong, Swedha Rajaram dan Gavin Yap.

Klik di sini untuk laman acara Facebok.

ArtScience Larut Malam: Phonomnesis

ArtScience Larut Malam: Phonomnesis

Sound Project oleh Zul Mahmod

Kamis, 15 Juni | 19.00 - 22.00
Oculus, Basement 2
Gratis

Malam ini akan menjadi sesi mendengarkan dengan saksama Zul Mahmod, seniman media suara terkemuka, mengumandangkan konteks suara dan estetika dari berbagai sumber bunyi yang dipadukan secara harmonis dalam waktu nyata dan disuguhkan dalam pertunjukan suara langsung di tempat.

Phonomnesis adalah dialog spasial dan temporal yang dihasilkan secara spontan antara struktur pipa yang dipasang dalam Oculus of Artscience Museum yang berdesain aristektur dinamis; pengalaman suara yang mengeksplorasi dan melepaskan bunyi tak terduga bersumber dari atas, bawah, dan sekitarnya. Ansambel bunyi-bunyian alami dan penuh warna begitu menyihir memainkan imajinasi, diterangi oleh secercah cahaya yang didesain oleh Andy Lim.

Dengan menggunakan Oculus ArtScience Museum sebagai instrumen dan penonton, Zul Mahmod akan merangkai akustik dan mengatur tempat ini guna mengeksplorasi hubungan antara bunyi dan ruang dalam pertunjukan bunyi ini. Bunyi-bunyian live diambil dari tempat dan akan diiringi dengan rekaman lapangan yang berupa beragam badan air di dan sekitar Singapura, menambahkan iringan suara lainnya dari bentuk bunyi siap pakai untuk menciptakan tekstur komposisinya. 

ArtScience Larut Malam: Phonomnesis, A Sound Project oleh Zul Mahmod
BIOGRAFI SENIMAN

Zul Mahmod

Zulkifle Mahmod (lahir tahun 1975) adalah salah satu seniman bunyi-bunyian terkemuka di Singapura. ZUL telah menjadi seniman terdepan di antara generasi seniman media bunyi dalam pengembangan seni kontemporer Singapura – salah satu genre seni kontemporer internasional yang telah menarik perhatian karena pendekatan antardisiplin dan batasan eksperimentalnya. ZUL mewakili Singapura dengan Sound Art Performance di Ogaki Biennale tahun 2006 dan menjadi seniman bunyi pertama dari Singapura yang menampilkan bentuk bunyi penuh di Singapore Pavilion pada 52nd Venice Biennale 2007.

ZUL memiliki reputasi yang mendunia dalam menyatukan bentuk 3-D dengan ‘konstruksi bunyi-bunyian’ dan ‘sound-scape’, sering kali mendobrak batas genre dan berkolaborasi dengan artis lain. ZUL juga merupakan perancang untuk trofi SingTel F1 Grand Prix Night Race yang pertama di Singapura. Awal tahun 2017, ZUL meraih penghargaan kehormatan khusus, Soichiro Fukutake Prize oleh Benesse Holding Inc untuk karya khusus untuk Singapore Biennal 2006. 

ZUL telah menggelar pameran di Singapura, Thailand, Jerman, Jepang, Vietnam, Italia, Moskow, Tiongkok, Malaysia, Hong Kong, Taiwan, Norwegia, Finlandia. Dia adalah salah satu bagian talenta kreatif yang menghelat pameran keliling di Beijing, London, New York, dan Singapura untuk Singapore Inside Out. Prakarsanya yang paling terkenal, antara lain musik latar yang terinspirasi bunyi-bunyian industri bersamaan dengan pameran Antoni Tapies di Singapore Art Museum dan memenangkan Singapore Straits Time Life! Theatre Award 2010 untuk Best Sound Design (RPM oleh Kafai/Theatreworks)


Klik di sini untuk laman Acara Facebook.

Andy Lim

Andy Lim adalah desainer yang karyanya tersebar luas di dalam maupun di luar Singapura. Karyanya mulai dari drama, tarian, musik, dan film; dari pertunjukan kotak hitam nan intim hingga panggung utama teater; mulai dari panggung di lokasi tertentu hingga pagelaran luar ruangan yang inovatif. 

Karyanya dapat disaksikan pada festival seni pertunjukan seni internasional, termasuk Esplanade – Theatres on the Bay & Singapore Arts Festival (Singapura), Kunsten Festival Des Arts (Belgia), Wiener Festwochen (Wina), Theatre Der Welt (Jerman), 54th Venice Biennale (Italia), Festival/Tokyo (Jepang). Dia menerima penghargaan untuk Best Lighting Design di Singapura & Malaysia tahun 2013-2015. 

Tahun 2014, Andy memulai ARTFACTORY, perusahan berbasis di Singapura yang berkembang untuk bekerja bersama para seniman kurator, produser, dan institusi seni untuk mendukung hasil karya seniman dan mendobrak batas dalam bidang mereka.

ArtScience Larut Malam: The Garden of the Eye of the Future

ArtScience Larut Malam: The Garden of the Eye of the Future

Dipersembahkan oleh Tim De Cotta

Kamis, 18 Mei | 19.00 – 21.00
Lobi ArtScience Museum
Gratis

Masuklah ke The Garden of the Eye of the Future dan biarkan musik dan pemandangannya membawa Anda ke masa depan yang penuh kejutan dan segala kemungkinan. Tutup mata Anda dan resapi mimpi elektrik dari tangan-tangan robot yang mengikat potensi kimiawi kita dalam baterai kering; dan neuron yang terjalin dengan akar dan unsur pembentuk yang tertanam jauh di dalam tanah.

Program ini tergabung dalam pesta pembukaan HUMAN+ The Future of Our Species. Jelajahi pameran baru kami di Basement 2 dan saksikan segala kemungkinan yang dapat menjadi kenyataan ataupun hanya sekadar imajinasi yang mendobrak batas manusia. Cepatlah ambil keputusan tentang masa depan yang akan kita hadapi. Selebihnya terserah Anda. Pada saat yang bersamaan dua pameran lainnya akan ditutup.

Klik di sini untuk laman acara Facebook.
 
ArtScience Late x Ethos Books: this is how you walk on the moon

ArtScience Late x Ethos Books: this is how you walk on the moon

Kam, 20 April | 19.00 - 22.00
Galeri ArtScience, Lantai 4
Gratis 


Ethos Books mengundang Anda untuk menikmati malam yang mengupas fiksi antirealis dan misteri alam semesta. Acara ini disuguhkan melalui penampilan teater ekperimental dan perjumpaan nan memikat. Pertunjukan ArtScience Late yang diadaptasi dari karya fiksi dan mengaitkan kumpulan karya sastra dengan teater jalanan dan forum ini mengembangkan mimpi serta imajinasi yang memasuki perbatasan baru. 

< This Storm Is You >
Ditampilkan oleh praktisi teater Epiphany dengan iringan musik live dari para siswa Yong Siew Toh Conservatory of Music – NUS.

Kami mengundang Anda untuk hanyut dalam kisah Jasper, sosok yang jalan hidupnya telah ditentukan oleh narator serbatahu. Dipandu oleh suara yang akan mengisahkan dan memberikan petunjuk, Anda menjadi karakter yang berpartisipasi dalam kisah Jasper. Setiap pilihan yang Anda buat akan menentukan konsekuensi yang harus dilalui Jasper. Berdasarkan karya Dylan Randall Wong, yang berjudul This Storm Is You.

< Earthrise >

Suatu saat di masa depan, ketika orang dapat melakukan perjalanan paling dahsyat di bumi sebelum berlanjut ke luar angkasa dalam pengalaman sekali seumur hidup ini. Simaklah kisah hidup wanita lansia yang menggunakan tabungan seumur hidupnya untuk melakukan perjalanan ke bulan, dan membenamkan diri dalam realitas alternatif ini, di mana eutanasia tersedia dalam bentuk perjalanan lama dan mewah menuju luar angkasa. Tak pernah terpikirkan sebelumnya untuk mengakhiri hidup dalam gravitasi nol. Diangkat dari karya Li Huijia yang berjudul Earthrise, pertama kali dipertunjukan bagi umum adalah di  #BuySingLit  oleh Epigram Books, didukung oleh National Arts Council.

< don’t die before i do >
Anda ibara detektif swasta yang mengungkapkan kebenaran di balik Hallerian Foundation setelah kasus pegawai yang menghilang mulai bermunculan. Baca secara mendetail transkrip siaran radio internal, cuplikan dari jurnal mengenai subjek khusus C-65, dan laporan medis yang telah disunting mengenai Yayasan ini. Beranikah Anda mengungkapkan kebenarannya? Diangkat dari karya Ong Sher Li berjudul don’t die before i do.

Program ArtScience Late ini dihelat sebagai bagian dari musim Art and Science of Science. Pagelaran yang diangkat dari kisah berjudul, this is how you walk on the moon: antologi fiksi antirealis yang diterbitkan oleh Ethos Books.

Klik di sini untuk laman acara Facebok.
 
ArtScience Late x Syndicate

ArtScience Late x Syndicate

Kam, 16 Mar | 20.00

Kelompok audiovisual Syndicate mempersembahkan malam pertunjukan suara dan visual eksperimental menembus seluk-beluk mitos astrologi, suara galaksi, dan gambar-gambar yang terilhami planet.
 

Tentang Seniman

Syndicate adalah kelompok audiovisual terkemuka asal Singapura yang mengutamakan inovasi. Dengan etos kerja yang berfokus pada eksperimen dan ekspresi diri, seniman Syndicate berhasil menyuguhkan karya dengan beragam kegunaan – mulai pameran musik elektronik live hingga pemetaan proyeksi arsitektural, instalasi seni, dan fotografi. Sejak awal kemunculannya pada 2010, kelompok ini telah mewakili Singapura di AS dan Eropa serta tampil di berbagai klub privat dan festival musik internasional.

Sebagai bagian dari i Light Marina Bay 2017, Syndicate unjuk gigi di fasad museum nan ikonis mulai 3 hingga 26 Maret dan menghidupkan suasana dengan pemetaan proyeksi arsitektural spektakuler yang wajib Anda saksikan, yakni Secret Galaxies. Pertunjukan ini menyajikan perpaduan citra visual berdasarkan hubungan humanistik dengan langit malam. Dapat diakses oleh siapa saja dan nyaris tak terjamah oleh manusia, panorama angkasa ini menyuguhkan berbagai peran dalam jiwa dan kehidupan kita sehari-hari. Dengan mengaburkan garis tegas yang membatasi ilmu pengetahuan, keyakinan, seni, dan keajaiban melalui lensa cembung ini, kami mengajak Anda untuk menyaksikan pertunjukan Secret Galaxies.
 
Silakan klik di sini untuk laman acara Facebook dan mengetahui informasi lebih lanjut!
 

ARTSCIENCE LATE X MARSBAND

Sebagai bagian dari Musim Art and Science of Space

Kam, 16 Feb | 20.00
Expression Gallery, Lantai 4

Selalu penasaran dengan keadaan di ruang angkasa? Dengan menaiki permadani ajaib, MARSBAND yang dipimpin oleh Carter Emmart dan Keith Patchel akan membawa kita ke Mars, tempat kita akan melewati sejumlah medan dan menjumpai perbatasan baru dengan iringan musik live demi menciptakan atmosfer fantastis kehidupan ruang angkasa.
 

LISTENING FOR THE DARK

Sebagai bagian dari Musim Art and Science of Space

Kam, 19 Jan | 20.00
Lobby, Level 1

Terpana dengan kehidupan sisi luar Bumi? Seniman asal Indonesia, Venzha Christ, akan kembali dengan edisi ArtScience Late nan memukau. Pada acara ini, ia akan menggunakan tubuhnya sebagai pemancar untuk mengirim dan menerima sinyal dari ruang angkasa. Alunan suara apa yang akan kita dengar?
 

Letters to Ubin oleh inch

Singapore Eco Film Festival x iNCH

Kam, 10 Nov | 19:00 - 22:00
Expression Gallery, Lantai 4

ArtScience Late kembali ke alam pada November tahun ini, bersamaan dengan Singapore Eco Film Festival. Mari bersama-sama berkumpul untuk menyaksikan penayangan Can You Dig This*, film dokumenter yang mengisahkan para tukang kebun yang bergerilya mencabut status quo di salah satu wilayah yang terkenal karena kejahatannya di A.S, dengan melancarkan revolusi kebun. Setelah itu, kita berhenti sejenak dan mengikuti iNCH yang membawa semua orang pada perjalanan elemental, Letters to Ubin.

19:15: Can You Dig This
21:00: Letters to Ubin by iNCH

*Film ini diklasifikasikan sebagai NC16.

*Pertunjukan ArtScience Late ini gratis.
Daftar di lobi.

(Gambar Milik: iNCH)

Change Your Life (You Can Do It) bersama Dan Deacon 

Kam, 6 Okt | 20.00
Expression Gallery, Lantai 4

Produser dan penampil elekronik eksperimen dari Baltimore, Dan Deacon, telah merilis sejumlah album yang mendapat pengakuan dan pertunjukan langsung interaktifnya dikenal sangat menghibur di ruang DIY. Bergabunglah bersama kami untuk merasakan salah satu pengalaman paling penuh semangat dalam musik elektronik dan harus dinikmati langsung agar dapat benar-benar dipahami.

Tahun 2007 Dan Deacon memperoleh kesuksesan dengan albumnya yang berjudul Spiderman of the Rings. Setelahnya muncul bagi penggebrak musik elektronik ini untuk memperdalam jangkauan dan kedalaman seluruh proyek musiknya. Deacon beralih dari musik komputer yang lengkap ke musik orkestra maha dahsyat. Pertunjukan live-nya yang begitu interaktif, yang dipertajam dengan ruang DIY (lakukan sendiri), berpindah ke museum dan gedung konser. Deacon tidak pernah berpuas diri dalam keberhasilannya, dia juga sering meningkatkan performanya dengan mengajak banyak musisi tambahan.

*Program pertunjukan ArtScience Late ini gratis.

PERINGATAN: Pertunjukan ini akan dipenuhi banyak penonton. Pastikan Anda mengetahui jadwal pertunjukannya, dengan mencatat panduan singkat di bawah ini:
• ArtScience Late berlangsung dari pukul 19.00 – 22.00
• Manfaatkan promosi tiket 1:1 di seluruh ekshibisi
• Fab Café akan membuka bar kafe keren di Level 4 (hanya menerima uang tunai)
• Nikmati diskon 10% di toko museum 
• Masuk terakhir ke ekshibisi adalah pukul 21.00 
• Pertunjukan musik Dan Deacon’s performance mulai tepat pukul 20.00 di Level 4 
• Pintu pertunjukan di Level 4 buka pukul 19.30
• Masuk ke pertunjukan dengan prinsip datang lebih dulu dilayani lebih dulu
• Tidak perlu membayar tiket lagi untuk pertunjukan ini
• Pertunjukan ini 100% GRATIS 
• Bagikan malam Anda dengan Facebook LIVE atau dengan Boomerang!
• Ikuti kami di Instagram @ArtScienceMuseumSG #ArtScienceLate

Terima kasih dan sampai jumpai Kamis malam! Datanglah lebih cepat.
 


ARTS FISSION di ArtScience Larut Malam

MIRROR OF CLANDESTINE BLOOMS

Kam, 29 Sep | 19.15 dan 20.30 
Di berbagai lokasi

ArtScience Museum bekerja sama dengan ARTS FISSION akan menampilkan tarian yang menggunakan ruang tertentu dalam rangka upacara pembukaan Journey to Infinity: Escher’s World of Wonder. Rasakan suasana museum yang belum pernah Anda rasakan sebelumnya seiring para penari mengelilingi fitur-fitur arsitektur bangunannya dengan tarian-tarian yang menggali inspirasi dari visi keruangan penuh fantasi M. C. Escher.

*Program pertunjukan ArtScience Late ini gratis.
 


The Psychoactive Jazzhop Trip di ArtScience Larut Malam

The Psychoactive Jazzhop Trip

Kam, 25 Agu | 19.00-22.00
Expression Gallery, Level 4 

Nikmati ritmenya saat ArtScience Late terlahir kembali lewat jazz modern progresif, musik dengan irama yang terinspirasi oleh future-soul dengan sedikit sentuhan R&B dan Hip Hop. Menampilkan DasGeFoo, FZPZ, The Tim De Cotta Triad dengan seni visual karya Supersystm, pertunjukan malam ini menjanjikan pattern-grid world tempat ghetto berpadu dengan nada.
 


ArtScience Larut Malam x The Observatory di ArtScience Larut Malam

ArtScience Late x The Observatory

Kam, 28 Jul | 20.00
Expression Gallery, Level 4 

Bergabunglah bersama The Observatory untuk menikmati kembali album mereka, Oscilla, melalui sudut pandang yang telah didekonstruksi tempat mereka menyelami hasrat untuk hidup di luar norma yang ada dan menjunjung tinggi etika ramah lingkungan. Pertunjukan instalasi ini mencoba menghadirkan kesadaran Zomian, sebuah daerah utopis yang harus dicari di dalam diri kita sendiri.
 


Strokes

Strokes

Kam, 23 Jun | 20.00 
Expression Gallery, Lantai 4 

Melepaskan diri seiring dharma, George Chua, Brian O'Reilly, dan Chowk bergabung dalam sebuah dialog eksperimental. Nikmati pertunjukan unik seiring gerakan improvisasi dan suara-suara yang tidak selaras menggeliat hidup, berpadu menjadi simfoni visual gelombang suara. Perluas kesadaran Anda di ArtScience Late ini.
 

Kami Ada Di Mana Saja, Di Suatu Tempat dan Tidak Di Mana Pun

Kami Ada Di Mana Saja, Di Suatu Tempat dan Tidak Di Mana Pun

Kam, 26 Mei 2016 | 20.00
Expression Gallery, Lantai 4

Penasaran tentang kehidupan di abad ke-21? Cobalah. Halo dunia. Kami adalah pasangan asal Singapura dan kami ingin bercerita tentang seperti apa kehidupan di kondisi dan lingkungan yang tidak alami; tempat alam liar berupa lolcat yang dipusingkan dengan emoji dan hidup Anda diukur dari riwayat browsing. Apakah ini pertunjukan? Bisa jadi. Namun, di tahap keberadaan kami ini, kami selalu melakukan pertunjukan untuk orang lain.

Gratis masuk. Bersamaan dengan pembukaan pameran Big Bang Data. 
 


ArtScience Larut Malam x Pesta Buku Seni Singapura

ArtScience Larut Malam x Pesta Buku Seni Singapura

Kam, 14 Apr | 19.30
Lobi, Lantai 1 (Masuk Gratis)

Duo musisi elektronik .gif, yang terkenal dengan nadanya yang dalam dan soundscape-nya yang kaya, akan mempersiapkan mood Anda untuk pembacaan puisi yang dipimpin oleh penyair, Joshua Ip, dan perkumpulan sastranya. Bergabunglah bersama kami dalam pertemuan antara musik dan puisi sebagai bagian dari program pembukaan Pesta Buku Seni Singapura 2016.


ArtScience Larut Malam, Syndicate Ft. Kiat & Lee Mun Wai

Ha-Ha OK

Syndicate Ft. Kiat, Brandon Tay & Lee Mun Wai

Kam, 24 Mar | 20.00
Galeri Ekspresi, Lantai 4 (Gratis Masuk)

Kelompok Audio-visual Syndicate mempersembahkan karya baru kolaborasi tiga disiplin dari produser musik elektronik, Kiat, seniman media Brandon Tay dan seniman tari kontemporer, Lee Mun Wai. HA-HA OK akan menyulap lobi Museum ArtScience menjadi lapangan bermain imersif yang berisi sonicscape dentuman musik elektronika langsung, proyeksi visual interaktif dan gerakan tari yang secara khusus memanfaatkan ruang tertentu.
 


Betwixt Festival 2016

Betwixt Festival 2016

Kam, 25 Feb
Galeri Ekspresi, Lantai 4 (Gratis Masuk)

19.30 - Konferensi Video: Co-Optive
Dari foto dan video menjadi teks dan bulir-bulir informasi di dalam perangkat multimedia kita, karya ini bertujuan untuk mengungkap obsesi duniawi yang mendorong diri untuk memahami, melihat, dan melakukan segalanya.

20.15 - P.P.M. [PUZZLED.PROCESSED.MESHED.]
Menggunakan trampolin sebagai game controller atau game pad seluruh badan, para seniman yang menciptakan karya ini mengubah aktivitas melompat yang melelahkan menjadi representasi virtual dan interaksi digital yang tidak terduga.
 


ArtScience Larut Malam, Resonance - Randolf Arriola

Resonance

Kam, 28 Jan | 20.00
Galeri Ekspresi, Lantai 4 (Gratis Masuk)

Terpesona oleh gagasan dan kemungkinan akan meluasnya alam semesta paralel, seniman ternama dunia Randolf Arriola, membawa Anda dalam perjalanan sonik pada ArtScience Larut Malam kali ini. Saksikanlah seni membuat loop secara langsung, tempat kesunyian dan suara terlahir kembali melalui kekacauan dan keteraturan, membesar dan luluh, dari ada menjadi tiada; ketika irama dan melodi berubah dari harmoni menjadi disonansi; ketika kebimbangan tak berujung diciptakan dan dialami dalam momen ruang dan waktu.

Baca lebih lanjut di laman Facebook kami
 

Strangeweather Movement Group bersama Andy Yang: Spooky Action (at a Distance) II

Strangeweather Movement Group bersama Andy Yang: Spooky Action (at a Distance) II

Kam, 19 Nov | 20.00
Lobi ArtScience Museum

Strangeweather Movement Group berkolaborasi dengan artis visual Andy Yang menampilkan Spooky Action (at a Distance) II. Strangeweather mempertimbangkan teori keterkaitan kuantum, namun menundanya untuk mematangkannya, lalu menciptakan pertunjukan tarian tak selaras yang terdiri dari musik improvisasi tak beraturan dan koreografi yang kongruen. Yang melengkapi pertunjukan ini dengan rangkaian instalasi di latar belakang dan membuat kita yang menontonnya menebak-nebak apa yang terjadi selanjutnya.
 


ArtScience Larut Malam - A Thousand Horses Running in my Head

A Thousand Horses Running in my Head

Kam, 8 Okt | 20.00

anGie Seah
Bersama Ian Woo & Aya Sekine

Dalam karya yang merupakan perpaduan dari ketukan piano yang tak terprediksi, dengung bas, gestur puitis, dan karya-karya suara tak menentu yang dikombinasikan dengan bunyi-bunyian sehari-hari, anGie Seah mempersembahkan curahan batin dan jiwa yang berasal dari perwujudan bahasa saraf. Terinspirasi oleh keagungan sehari-hari, anGie bersama-sama dengan Ian Woo dan Aya Sekine menginterpretasi kembali emosi dan ide yang tidak pernah bisa diungkapkan dalam kata-kata. Sensasi gerakan audio visual yang luar biasa ini akan merangsang indra Anda lewat serangkaian orkestra bunyi, aksi, dan citraan dengan bantuan para penari jalanan berusia muda dari daerah sekitar. Bersiaplah membuka hati dan pikiran dalam pertunjukan live yang tidak boleh Anda lewatkan ini.

Bekerja sama dengan Program Residensi Singapura NTU CCA.


ASL Sep Gazelle Twin

Gazelle Twin dan Tamu Spesial

Kam, 10 Sep | 20.00

Dalam ArtScience Larut Malam edisi khusus ini, FutureEverything Singapura, bagian dari Festival Teknologi, akan mempersembahkan malam pertunjukan bakat baru dari Inggris dan Singapura.–Komposer dan produser Inggris, Elizabeth Bernholz alias seniman "Pop-horor" Gazelle Twin  akan bergabung bersama para seniman underground Singapura untuk mempersembahkan malam yang penuh dengan karya-karya paling inovatif dan imajinatif.

FutureEverything Singapura merupakan kerja sama antara FutureEverything, sebuah lab inovasi pemenang penghargaan untuk budaya digital dan festival tahunan yang didirikan di Manchester, bersama dengan Infocomm Development Authority (IDA) Singapura. Festival ini berada di bawah bendera program Festival Teknologi.


ArtScience Larut Malam - Ryoji Ikeda: Supercodex

Ryoji Ikeda: supercodex [penggung live]

Kam, 20 Agu | 20.00

BERSIAPLAH TENGGELAM DALAM SENSASI MULTI-INDRA YANG MENDEBARKAN.

ArtScience Museum dengan bangga menghadirkan komposer elektronik sekaligus seniman visual ternama dari Jepang, Ryoji Ikeda, yang akan tampil di museum hanya untuk satu malam.

Seniman sonik, visual, dan komposer dalam satu pribadi, Ryoji Ikeda telah mendapat pengakuan dunia internasional untuk karya seni audiovisualnya yang menakjubkan. Karya seni Ikeda berakar pada investigasi mendalam yang masih berlangsung di bidang matematika dan sains. Ia menggunakan visualisasi yang memukau dan mendalam, serta gaya musik elektronik yang khas untuk mengomunikasikan topik-topik kompleks mengenai batas terluar sains dengan cara yang sangat sederhana. 

Penampilannya dalam ArtScience Late, sebagai bagian dari Festival Sound Islands, adalah supercodex [panggung live]. Pertunjukan yang membuat data tak terlihat sekaligus tersebar di dunia kita menjadi berwujud dan terlihat.  Pertunjukan ini memamerkan bagaimana bunyi dapat diubah menjadi data dan sebaliknya.  supercodex [panggung live] mengilustrasikan beragam inspirasi dari ide superposisi kuantum, prinsip penting dalam fisika kontemporer. Ia menginvestigasi cara kita memahami sifat alam dalam skala atom melalui model matematis dan mekanik kuantum. supercodex [panggung live] bermula dari awal yang sederhana, bunyi, nada yang murni, dan dengung bas digital, yang perlahan membentuk sensasi audiovisual sensorik yang bertekstur dan imersif.

Jangan lewatkan kesempatan unik untuk menyaksikan salah satu penampilan eksperimental paling diakui di dunia, dalam acara live luar biasa yang dirancang untuk menjadi pengalaman tak terlupakan.

Konsep, komposisi: Ryoji Ikeda
Grafis komputer, pemrograman: Tomonaga Tokuyama
Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi: Situs web Ryoji Ikeda

Bagian dari Festival Soundislands

Tentang Ryoji Ikeda

Ryoji Ikeda, yang berasal dari Jepang dan tinggal di Perancis, memfokuskan karyanya pada karakteristik penting dari bunyi, cahaya, dan matematika. Ia telah memperoleh reputasi sebagai salah satu dari sedikit seniman internasional yang menghasilkan karya yang matang, baik dalam media visual maupun sonik. Dengan canggih, ia menata bunyi, fenomena visual, materi, fisik, dan konsep matematis menjadi pertunjukan dan instalasi live yang imersif.

Ia telah tampil dan mengadakan pameran di seluruh dunia, seperti Museum of Contemporary Art Tokyo, MoMA New York, Tate Modern di London, Ars Electronica Center Linz, Elektra Festival Montreal, Sonar Festival Barcelona, Aichi Triennale Nagoya, Palazzo Grassi Venice, Park Avenue Armory New York, Museo de Arte Bogota, Hamburger Bahnhof Berlin, Sharjah Biennale, Auckland Triennale, MONA Museum Hobart, Telefonica Foundation Madrid, dan banyak lokasi lainnya.

Baru-baru ini, ia mengadakan tur untuk pertunjukan barunya, superposition, di lokasi-lokasi ternama, seperti Centre Pompidou di Paris, Barbican Center di London, Kyoto Experiment di Jepang, Concertgebouw Brugge dan Amsterdam, Metropolitan Museum di New York, Walker Art Center di Minneapolis, dan juga Center for the Arts of Performance UCLA di Los Angeles. Instalasi cahaya dan bunyi berukuran besarnya spectra, baru-baru ini dipamerkan di Hobart, Australia, Sharjah, UAE, dan London sebagai bagian dari First World War Centenary Art Commissions.

Rekaman musik dan albumnya +/- (1996), 0°C (1998), matrix (2000), dataplex (2005), test pattern (2008), dan supercodex (2013) menjadi pelopor dalam dunia musik elektronik yang mungil dan baru, melalui teknik dan estetikanya yang tajam.

Ia adalah pemenang penghargaan Prix Ars Electronica Collide@CERN tahun 2014.  Pada tahun 2015, ia akan menampilkan pameran tunggal, di antaranya di The Vinyl Factory London, ZKM Karlsruhe, dan Kumu Museum Tallinn.

Untuk informasi selengkapnya: www.ryojiikeda.com
 


ArtScience Larut Malam - 2015:waktu:tempat:

2015:waktu:tempat:

menampilkan Robert Casteels, Dirk Johan Stromberg dan Andrew Thomas

Kam, 9 Jul | 19.30 & 21.00

Kerja sama dalam suara, instrumen elektronik, pemrosesan langsung, kaset dan video ini menampilkan dua instrumen elektronik baru - Sphere dan Strombophone - yang menyertai panorama menawan dari alam hingga kota metropolis Singapura, melintasi ruang dan waktu. 

Produksi asli ini terselenggara berkat dukungan Dewan Kesenian Nasional. 
 


ArtScience Larut Malam - Chicks on Speed: The Art of Work Part 2

Chicks on Speed: The Art of Work Part 2

Berkolaborasi dengan Malvina Tan, Dinu Bodiciu, Lennat Mak, dan Zul Mahmod

Kam, 4 Jun | 20.30

Pertunjukan seni, musik, dan media baru kolektif yang mendunia, Chicks on Speed, akan tampil di ArtScience Larut Malam dengan perpaduan spesial mereka akan ironi dengan ketukan elektronis. Memadukan video, koreografi, dan fashion, mereka akan memberikan pertunjukan secara live, dengan latar panggung dari film pendek mereka yang surealis dan puitis. Bersiaplah untuk malam yang akan memukau mata dan menggelegar. 

Bekerja sama dengan Program Residensi Singapura NTU CCA.
 


ArtScience Larut Malam - PV868

PV868

Kam, 7 Mei | 20.00 dan 21.00

Bebaskan pikiran Anda melalui PV868, pertunjukan audiovisual eksperimental karya NUS/Seniman Tetap ArtScience Museum, TeZ. Rasakan sensasi efek pola visual bergerak yang menghipnotis, timbul dari interaksi antara gelombang otak dan stimulasi bunyi serta suara, dengan efek yang berbeda-beda bagi setiap orang. |
 


ArtScience Larut Malam - Metamorphosis

Metamorphosis

Kam, 9 Apr | 19.45 dan 21.00

Nikmati pertunjukan yang menghibur mata dan telinga Anda dengan karya video yang luar biasa dari seniman Panagiotis Tomaras dan disempurnakan dengan tata suara dari DJ Tom Shellsuit. Menampilkan permainan visual dan suara, gerak lambat, imaji transformatif yang digantikan dengan gerakan geometris yang cepat, menghasilkan permainan warna yang terinspirasi oleh film flicker dari awal tahun 60-an.
 


ArtScience Larut Malam - The Orchestra of Futurist Noise Intoners

The Orchestra of Futurist Noise Intoners

dipimpin oleh Luciano Chessa, Performa commission

Kam, 12 Feb | 19.30 dan 20.45

Terinspirasi oleh penghasil suara mekanis milik Leonardo da Vinci, pelukis dan komposer Futuris, Luigi Russolo (1885–1947), mengembangkan orkestra yang terdiri dari instrumen mekanik yang ia sebut Intonarumori. Synthesizer mekanis pertama yang dibuat oleh Russolo menghasilkan suara desing dan dengung, dentang, gesekan, sirene dan petikan senar mekanis. Bekerja sama dengan Italian Cultural Institute and Performa, ArtScience Museum mempersembahkan dua pertunjukan penuh dari The Orchestra of Futurist Noise Intoners, sebuah ansambel yang dibentuk pada tahun 2009 oleh komposer dan konduktor Italia, Luciano Chessa, yang menyajikan replika dari orkestra milik Russolo, Intonarumori. Setiap pertunjukan akan disertai dengan bincang singkat dengan Chessa.
 


Hypermnesia

menampilkan Composit karya Shunsuke Francois Nanjo (Jepang/Perancis), Kensuke Christophe Nanjo (Jepang/Perancis), dan Nicolas Charbonnier (Perancis) yang berkolaborasi dengan Eisa Jocson (Filipina)

Kam, 29 Jan

Instalasi Hypermnesia adalah hasil karya kerja sama dua seniman dan seorang insiyur mekanik. Penonton diminta/diundang untuk berinteraksi dengan karya seni melalui sentuhan, sehingga mengubah suara di latar belakang. Trio ini mengembangkan instalasi tiang interaktif untuk koreografer/penampil internasional, Eisa Jocson. Karya seni akan bereaksi terhadap panas tubuh dan gerakannya.
 

 

 

Undo

menampilkan seniman media, Andreas Schlegel dan seniman/penyair, Bani Haykal

Kam, 11 Des 

'undo' adalah upaya untuk mengurai narasi melalui tindakan dekonstruksi. Bertempat di tengah segudang perangkat, termasuk komputer, lampu, suara, dan teks, 'undo' menyajikan selayang pandang ke dalam kekacauan dan keteraturan, melalui distorsi perspektif, serta menyelidiki hubungan antara makna, konteks, dan subjek. Proyek ini adalah kolaborasi pertama dari Andreas Schlegel dan Bani Haykal.
 


Transporting Rituals

 

 

menampilkan Chey Chankethya, AMRITA Performing Arts (Kamboja) dan Blake Shaw dari SWEATSHOPPE (Amerika Serikat/Jerman)

Kam, 20 Nov

Pertunjukan ini akan memadukan gaya dan gerakan koreografi penari asal Kamboja, Chey Chankethya (Kethya) dengan kreasi media baru berupa lukisan video karya Blake Shaw dari SWEATSHOPPE, sehingga tercipta perpaduan seni rupa dengan tari kontemporer yang luar biasa.
 

 

 


Inside the Saxophone

oleh Tim O'Dwyer (Singapura) & Florian Baron (Jerman)

Kam, 16 Okt

Tim O'Dwyer, pemain saksofon, komposer, dan peneliti, akan "berbicara" kepada penontonnya melalui permainan musik saksofon meta (sebuah saksofon alto konvensional dengan sistem sensor bawaan yang dimodifikasi). Musik yang akan didukung sistem tata suara surround dengan empat pengeras suara tersebut juga akan disertai instalasi video interaktif, Kaleidoclock, karya Florian Baron. 
 

 

 


Body as Object

menampilkan Eko Supriyanto dan Solo Dance Studio (Indonesia)

Kam, 11 Sep

Koreografer asal Indonesia, Eko Surpriyanto, dikenal dengan perpaduan rangkaian teknik tari kontemporer yang berasal dari tradisi Jawa klasik, akan mengembangkan karya ruang khusus dengan rain oculus ArtScience Museum sebagai penari latarnya. Karya ini mengeksplorasi tubuh penari sebagai objek yang dipamerkan di dalam inti struktur gedung museum. 
 

 

 


In a Heartbeat

menampilkan seniman media pertunjukan, Fuyuki Yamakawa (Jepang)

Kam, 21 Agu

Anda dapat merasakan detak jantung Anda, namun jarang sekali dapat melihatnya. Seniman media pertunjukan asal Jepang, Fuyuki Yamakawa, yang dikenal karena pertunjukan detak jantungnya, akan menyulut rasa ingin tahu penonton melalui pertunjukannya. Dengan menempelkan stetoskop ke dadanya, Yamakawa akan akan memproyeksikan detak jantungnya melalui serangkaian bola lampu saat ia menggunakan kekuatan tubuh, suara, dan gerakannya. Penonton akan melihat kelap-kelip cahaya.
 

 

 


Sandata

menampilkan patung musikal karya Lirio Salvador, penampilan dari Elemento bersama Wawi Navarroza di vokal (Filipina)

Kam, 24 Jul

Dalam dua dekade terakhir, pemusik dan seniman seni rupa, Lirio Salvador, telah membuat alat musik dari banyak benda, seperti onderdil sepeda, peralatan memasak, besi tua, dan sensor di antara benda-benda lainnya. Elemento, sebuah ansambel seni musik, akan menampilkan musik orisinal menggunakan alat musik buatan sendiri yang disebut "Sandata". Komposisi musik Elemento biasanya berupa perpaduan potongan bentuk bebas dan komposisi yang diimprovisasi.

Elemento akan tampil bersama fotografer dan vokalis, Wawi Navarroza.
 


Life Circuit

menampilkan Urich Lau (Singapura) bersama Kai Lam (Singapura) dan Yuzuru Maeda (Jepang) 

Kam, 12 Jun

Serangkaian pertunjukan video dengan gadget audio dan visual yang dapat dikenakan dan dibuat dari perlengkapan keselamatan industri, seperti kacamata las, masker gas, dan penutup telinga. Karya ini menggunakan gambar bergerak dan suara untuk dihubungkan ke perangkat lain dan layar yang menangkap unsur-unsur yang ada di antara penonton dan ruang.

Urich Lau akan berkolaborasi dengan seniman suara dan pertunjukan, Kai Lam dan violis, Yuzuru Maeda. 

 

 


Beat box it!

menampilkan Charles "Stitch" Wong (Singapura) dan seniman video, Quincy Teofisto dari Achtung!Achtung! (Singapura)

Kam, 22 Mei

ArtScience Museum mempersembahkan paduan seni perkusi vokal dan media visual. Stitch telah menggelar penampilan solo selama 10 tahun terakhir dan mampu menciptakan rentang suara vokal dari dentuman drum dan alat musik Cina klasik sampai klakson saat bernyanyi. Ia akan berbagi panggung untuk pertama kalinya dengan seniman media, Quincy Teofisto. Penonton diharapkan untuk berpartisipasi.