CHRISTIAN LOUBOUTIN

Christian Louboutin diciptakan pada tahun 1992 saat Louboutin pertama kali membuka butiknya di 19 Jean-Jacques Rousseau di Paris. Seorang seniman dan pengrajin dengan hasrat mendalam pada sepatu, desainnya unik dan dapat langsung dikenali berkat, salah satunya, sol merah dilapis pernis khasnya yang kini sudah menjadi merek dagang. Koleksi Louboutin untuk wanita dan pria mengombinasikan akal, glamor, keelokan, dan kecakapan teknis yang lain daripada yang lain. Sejak peluncuran mereknya, kreasi Louboutin telah diabadikan di museum, peragaan busana minggu fashion, karpet merah, dan budaya pop di seluruh dunia. 
LokasiB1-127, Galleria Level
Jam Buka

MING - KAM, 10.30 - 23.00
JUM - SAB, 10.30 - 23.30

NOMOR TELEPON6566887126
Situs webasia.christianlouboutin.com
Koleksi Musim Semi/Musim Panas 2016

Menyuntikkan femininitas dan daya tarik seksual ekstra

MajalahVogue

Christian Louboutin Mempersembahkan: Peep Show
Kehidupan di Louboutin: Dari Paris ke New York
Kisah Christian Louboutin

Christian Louboutin lahir di Paris pada tahun 1963. Sebagai seorang anak, ia ingat pernah menemukan sebuah gambar di Museum Seni Afrika yang menunjukkan sepatu wanita dengan hak runcing yang dicoret dengan dua garis merah terang menyilang. Gambar ini, yang dibuat pada tahun 1950an dan dimaksudkan untuk melindungi lantai parket museum, membuatnya terpesona. Sangat kontras dibandingkan dengan sepatu datar atau berhak gemuk yang menjadi tren pada tahun 1970an, keindahan sepatu itu tidak pernah bisa dilupakannya.

Terinspirasi oleh dunia kehidupan malam Paris yang eksotik dan sensual, desain-desain paling awal dari Louboutin ditujukan bagi kaki-kaki gemulai para penari klub malam terkenal, The Palace. Pada tahun 1982, desainer muda ini memulai kerja magangnya di Charles Jourdan di Romans, dan pada tahun-tahun berikutnya ia menjadi pekerja lepas untuk berbagai rumah desain bergengsi, seperti Maud Frison, Chanel, dan Yves Saint Laurent.

Empat bulan setelah Louboutin membuka butik pertamanya pada tahun 1992, seorang jurnalis Amerika dari Majalah W dikirim ke Paris dengan sebuah misi untuk menemukan tren dan tempat baru. Jurnalis itu bertemu dengan dua wanita yang sedang asyik membicarakan keindahan sepatu-sepatu di butik Louboutin. Setelah artikelnya diterbitkan, merek Louboutin menjadi sukses dalam semalam, dan kini tersebar di berbagai belahan bumi dengan lebih dari 109 toko.

Seperti yang pernah dikatakan oleh Louboutin, “Saya membuka studio pertama saya bertahun-tahun yang lalu di sebuah jalan kecil di Paris dan, setelah itu, toko pertama saya. Orang-orang tertawa karena Anda melewati jalan ini dan yang Anda lihat hanyalah perempuan-perempuan cantik dengan sol merah – Passage Louboutin.”

Selama bertahun-tahun evolusi artistik Louboutin diperkaya oleh kecintaannya pada perjalanan. Kesukaannya pada hal-hal eksotik, yang ditafsirkan untuk mencerminkan estetikanya yang tiada duanya, muncul dalam desain sepatu dan tasnya dari musim ke musim. Dengan tingkatan yang sama, hasratnya kepada seni - dari arsitektur lanskap hingga sinema – terus menjadi bahan bakar bagi imajinasinya.

Gain Access to More Rewards

Earn 3% in Rewards here and redeem at over 200 Outlets. PLUS! Enjoy exclusive members-only offers and discounts off shopping, dining, attractions and entertainment. Get your FREE membership now!

 

Click here to find out more