Front Row Fashion Week di The Shoppes at Marina Bay SandsFront Row Fashion Week di The Shoppes at Marina Bay Sands

SEMANGAT AMERIKA

Jika ada satu hal yang dapat dipelajari dari buku mode NYC, itulah seni berpakaian dengan nyaman. Premis tentang kemudahan berbusana warga New York – dan mereka yang tinggal dan berpakaian seperti mereka – adalah kepraktisan. Mereka berpakaian dengan khas karena memungkinkan mereka untuk beraktivitas dan menyelesaikan segala pekerjaan – dan gaya itu sendiri adalah kemewahan yang sesungguhnya, karena waktu, atau setiap menit di New York, berarti uang.

Istilah tradisional untuk estetika ini adalah pakaian olahraga Amerika. Berbeda dari pakaian gym, pakaian olahraga ini dibuat untuk agenda harian yang santai. Salah satu kontributor paling awal dan signifikan adalah Bonnie Cashin, yang terkenal dengan setelannya yang ringan dan longgar, cocok untuk dilapisi dan memberikannya pekerjaan idaman sebagai direktur kreatif pertama Coach pada tahun 1961. Saat ini, Stuart Vevers memiliki kehormatan tersebut dan sembari ia melestarikan merek keanggunan fungsionalnya, ia juga memberikan sentuhan khasnya, yaitu gaya ala Midwest dipadu gaya sekolah menengah.

Bonnie Cashin, direktur kreatif pertama untuk Coach

Michael Kors dan Carolina Herrera sebagai veteran di industri ini memiliki visi yang sama dengan Bonnie. Mereka bukan hanya juara dalam tata gaya, melainkan juga memberikan sentuhan segar pada prinsip busana wanita di setiap musim. Basis pelanggan selebritis mereka – termasuk Angelina Jolie, Taylor Swift, Gwyneth Paltrow, dan Michelle Obama – tampak seperti kumpulan perempuan tercantik (dan paling sibuk).

Namun, untuk benar-benar memahami jiwa pakaian olahraga Amerika, yang perlu dilakukan hanyalah turun ke jalanan – karena itulah tujuan pakaian diciptakan. Inilah pelatihan singkat tentang cara memperoleh penampilan tersebut dengan bantuan dari bintang fashion khas jalanan Fashion Week New York City. Tingkat kesulitan secara umum: mudah.

1.  Belilah celana panjang berpotongan pas.

Busana termudah untuk bergerak ke sana kemari pada hari yang sibuk, celana panjang berpotongan pas yang sempurna dapat menarik perhatian, meskipun harus dicari di Michael Kors, mengingat Anda akan tampak menawan saat mengenakannya. 
Celana panjang Derek Lam, FW2016
Celana panjang Michael Kors, FW2016

2.  Kenakan jaket varsity.

Gaya busana ala kampus yang telah mendarah daging telah membentuk pakaian luar berciri khas Amerika ini, dan fleksibilitasnya memudahkannya untuk dipakai – kenakan bersama gaun untuk gaya yang seksi, atau padukan dengan celana palazzo yang lebar, atau romper berkerut untuk menghasilkan penampilan yang ceria. Berkat direktur kreatif Coach, Stuart Vevers, produsen barang-barang berbahan kulit yang berubah menjadi label mewah ini menawarkan pilihan yang mengesankan musim ini.

 

Jaket varsity Donna Karan New York, FW2016

3.  Bergabunglah tren gaya busana sporty.

Kenakan celana olahraga untuk siang hari dan mantel olahraga untuk malam yang santai atau di kantor yang dingin. Selain faktor kenyamanan, gaya busana sporty ini memberikan penampilan yang manis – selama Anda tetap mengenakan sepatu dan aksesoris yang bergaya. Pilihlah tampilan catwalk berseni salah satunya dari 3.1 Phillip Lim.
Busana sporty Alexander Wang, FW2016
Busana sporty Jason Wu, FW2016


4.  Jangan remehkan kekuatan jeans.

Di catwalk Michael Kors musim ini, jeans terlihat sangat Amerika, tak lekang waktu, dan luar biasa mewah – dibuat makin bergaya dan glamor dengan aksesori bulu-bulu.
 

Jeans Calvin Klein, FW2016
Jeans Tommy Hilfiger, FW2016


5.  Dan jika yang lainnya gagal, tetaplah terlihat keren.

Kapan pun dekadenya, Anda selalu dapat mengenakan turtleneck hitam, mantel serbaguna, rok bentuk A-line pendek, dan sepatu hak tinggi berujung runcing. Tambahkan barang-barang ini pada penampilan Anda dan tingkatkan kualitas gaya Anda, ala DJ bintang pesta, Leigh Lezark.
 

Hood by Air, FW2016

Noelle Loh, editor di Female