Front Row Fashion Week di The Shoppes at Marina Bay SandsFront Row Fashion Week di The Shoppes at Marina Bay Sands


URBAN COOL

Fashion New York, konon, adalah simbol gaya wanita pekerja: fungsional, dapat digunakan setiap hari, dan praktis. Bagi sebagian orang, ini bisa berarti kaku, tetapi koleksi Musim Gugur/Dingin 2016 yang menarik mengubah persepsi ini.

COACH

Michael Kors – raja gaya busana gaya hidup – misalnya, telah memberikan sentuhan tahun 60-an yang ceria dan tegas pada busana harian mewah yang menjadi andalannya. Contohnya adalah mantel A-line yang longgar, rok dalam dan rok mini berwarna ungu, dihiasi dengan bulu atau lapisan metalik, seperti baju zirah. Sementara itu, pelaku tertua industri ini untuk keanggunan yang kasual, Diane von Furstenberg dan Tory Burch, telah memberikan sentuhan beatnik penuh nostalgia tahun 70-an pada gaun dan setelannya yang mewah.
Penampilan Catwalk Michael Kors New York Fashion Week
MICHAEL KORS
Penampilan Catwalk Diane von Furstenberg New York Fashion Week
DIANE VON FURSTENBERG

Mewujudkan kerennya gaya hidup urban adalah yang dilakukan merek-merek, seperti Coach, yang telah menciptakan ulang gaya berpakaian Wild West dengan memberikan sentuhan dunia kampus, dan 3.1 Phillip Lim, dengan sentuhan romantis barunya pada gadis otomotif.
 
Penampilan Catwalk 3.1 Phillip Lim New York Fashion Week
3.1 PHILLIP LIM

Fashion New York mungkin satu-satunya ukuran sesungguhnya untuk setiap wanita karier yang penuh gaya – meskipun ia punya banyak sisi. Tanyakan saja pada ikon gaya kota itu, Leandra Medine, yang gaya pribadinya adalah paduan antara gaya jalanan dan gaya formal, yang diperkuat dengan keragaman feminin.
 
Noelle Loh, editor di Female
Penampilan Catwalk Tory Burch New York Fashion Week
TORY BURCH