21 Mar – 16 Aug 2026
| Lantai 3, Galeri 0–9 |
| Minggu – Kamis: 10.00 – 19.00 (Masuk terakhir pukul 18.00) |
Jumat – Sabtu: 10.00 – 21.00 (Masuk terakhir pukul 20.15) |
Penduduk Singapura Dewasa: Mulai dari S$19,50 Konsesi: Mulai dari S$16,50 |
Wisatawan Dewasa: Mulai dari S$22 Konsesi: Mulai dari S$18 |
Flesh and Bones - S$5 Special adalah tiket S$5 untuk Evolver VR, yang tersedia bagi pemegang tiket pameran Flesh and Bones. |
Flesh and Bones mengeksplorasi anatomi sebagai bahasa yang menjembatani seni dan ilmu pengetahuan, tempat tubuh menjelma sebagai sarana penyembuhan, cerminan semesta, serta ruang refleksi tentang hidup, perubahan, serta kehidupan setelah mati. Melampaui tradisi studi anatomi Barat, pameran ini mempertemukan berbagai praktik budaya yang sejak lama turut membentuk cara tubuh dirawat, digambarkan, dan dipahami.
Selama berabad-abad, tubuh manusia telah dikaji melalui kacamata medis, seni, dan investigasi ilmiah. Pada masa Renaisans di Eropa, atlas anatomi yang dicetak mengubah pengetahuan medis yang baru berkembang menjadi gambar-gambar yang membentuk ulang cara tubuh dipelajari dan dibayangkan, melalui kolaborasi antara para ahli anatomi, seniman, dan pencetak. Sementara itu, di berbagai belahan dunia, beragam sistem lain, mulai dari penyembuhan holistik hingga ritual, kosmologi, dan ilmu pengobatan tradisional, tumbuh berdampingan dengan caranya sendiri dalam memetakan tubuh, masing-masing berakar pada filosofi kesehatan, spiritualitas, dan keterhubungannya sendiri.
Anatomi merupakan bagian sentral dalam pendidikan seni di Eropa, dan para seniman memainkan peran penting dalam menyebarluaskan pengetahuan anatomi. Namun, penggambaran anatomi tak pernah semata-mata hasil pengamatan belaka. Di titik temu seni, sains, dan budaya, bahasavisual tentang tubuh berkembang: meramu presisi dan tafsir, baik dalam atlas cetak, patung anatomi atau model pahatan, maupun praktik lokal yang memaknai tubuh bukan sekadar susunan tulang dan daging, melainkan sebagai energi, warisan leluhur, dan ingatan yang terus hidup.
Flesh and Bones: The Art of Anatomy menempatkan sejarah-sejarah ini dalam kerangka global yang lebih luas, mengkaji anatomi sebagai metode ilmiah dan konstruksi budaya—sebuah ruang di mana pengetahuan, keyakinan, dan imajinasi bertemu, bercabang, dan saling memengaruhi.
Flesh and Bones: The Art of Anatomy menampilkan karya dari proyek yang berasal dari Getty Research Institute, Los Angeles. Pameran ini telah diperluas dan dikonsep ulang oleh ArtScience Museum, melalui diskusi dengan Getty. Untuk pameran asli, dipresentasikan di Getty Research Institute Galleries 22 Februari – 10 Juli, 2022, lihat getty.edu/anatomy.
6 Jun – 1 Nov 2026
Into the Ocean: Journey Beneath adalah kolaborasi antara ArtScience Museum dan OceanX, yang akan menggelar penayangan perdana dunia pada Juni ini. Pameran ini mengajak pengunjung menyelami kedalaman laut, dari perairan permukaan yang terang hingga ke bagian terdalam dan tergelap samudra.