NOX by Lawrence Lek

NOX: Confessions of a Machine

Detail Pameran

23 Jan - 19 Apr 2026
Minggu – Kamis:
10.00 – 19.00
(Masuk terakhir pukul 18.00)
Jumat – Sabtu:
10.00 – 21.00
(Masuk terakhir pukul 20.15)


 

Warga Singapura

Dewasa: Mulai S$13

Konsesi: Mulai S$10

 

Wisatawan

Dewasa: Mulai S$15

Konsesi: Mulai S$12

Jajaki masa depan melalui NOX, pameran tunggal rancangan khusus seniman visioner Lawrence Lek.

ArtScience Museum mempersembahkan pameran tunggal karya Lawrence Lek, salah satu seniman kontemporer terkemuka dunia dengan karyanya yang berada di persimpangan antara sains dan teknologi. Lek, seorang seniman, sineas, dan musisi yang berbasis di London, memadukan berbagai medium—arsitektur, permainan, video, musik, dan fiksi—ke dalam semesta sinematik yang terus berevolusi.

Pameran yang luas dan imersif ini menampilkan adaptasi rancangan khusus dari karya Lek terdahulu, NOX (‘Nonhuman Excellence’), yang memadukan seluruh aspek praktik multidisiplinnya dalam skala arsitektur. Menghadirkan stasiun game interaktif, suara lokatif, video, serta rancangan skenografi khusus, pameran ini mengajak pengunjung menjelajahi kota pintar anonim di mana konglomerat AI fiktif, Farsight Corporation, menguji dan melatih armada mobil swakemudi berkesadaran.

Dengan menelusuri integrasi canggih entitas AI dalam kehidupan perkotaan,  NOX mengeksplorasi tantangan dan potensi kecerdasan buatan di era otomatisasi. Karya ini mengajak kita merenungkan persoalan tentang agensi, etika, dan empati antara manusia dan mesin ciptaan kita.

Diprakarsai oleh LAS Art Foundation dan dipresentasikan bersama Farsight,  NOX mengawali debutnya di Asia Tenggara di ArtScience Museum. Adaptasi baru ini menandai pameran tunggal pertama Lek di kawasan ini dan menjadi salah satu program utama ArtScience Museum di Singapore Art Week.

© Lawrence Lek. Atas izin seniman dan Sadie Coles HQ, London.

Diprakarsai oleh LAS Art Foundation, Berlin.

Program Pembukaan

Between Code and Consciousness: Lawrence Lek dalam Percakapan

24 Januari 2026

Between Code and Consciousness meresmikan NOX: Confessions of a Machine, eksplorasi berkelanjutan oleh seniman berbasis di London Lawrence Lek mengenai kesadaran buatan dan ranah etis kehidupan mesin.

Mitra Kami

Lawrence Lek

Lawrence Lek, seorang seniman, sineas, dan musisi yang memadukan berbagai medium—arsitektur, permainan, video, musik, dan fiksi—ke dalam semesta sinematik yang terus berkembang. Selama dekade terakhir, Lek memadukan media vernakuler dari generasinya, seperti game video dan animasi komputer, menjadi instalasi spesifik lokasi serta lingkungan digital, yang ia gambarkan sebagai “kolase tiga dimensi dari objek dan situasi yang ditemukan”. Sering kali merangkai narasi yang saling bertaut dan sosok pengembara yang senantiasa hadir, karyanya menelusuri mitos kemajuan teknologi di tengah perubahan sosial. Ia dinobatkan sebagai salah satu dari 100 tokoh paling berpengaruh di bidang kecerdasan buatan versi Time dan meraih Frieze Artist Award 2024.

Lawrence Lek. Foto potret oleh Nishant Shukla.

Promosi & Penawaran

Anda Mungkin Juga Suka

Insects: Microsculptures Magnified
17 Jan - 10 Mei 2026

Jelajahi keindahan tersembunyi serangga yang diperbesar menjadi mahakarya dengan detail rumit, bentuk kompleks, dan alam kecil yang menakjubkan terpampang jelas di depan mata.

Another World Is Possible
13 Sep 2025 - 22 Feb 2026

Another World Is Possible adalah pameran tentang masa depan yang mengeksplorasi praktik membangun dunia melalui sinema, arsitektur, desain, dan fiksi spekulatif.

teamLab Future World

Hanyutkan diri dalam dunia seni, ilmu pengetahuan, sihir, dan metafora melalui rangkaian instalasi digital interaktif.