PROGRAM

Mind and Body: The Art and Science of Being Human

ArtScience Museum mempersembahkan Mind and Body: The Art and Science of Being Human, sebuah eksplorasi tentang apa artinya berpikir, merasakan, dan hidup sebagai sosok manusia.

Di era kemajuan teknologi yang menantang pemahaman kita tentang kecerdasan manusia dan bentuk fisik, serangkaian pameran, karya seni, dan program ini mengundang kita untuk berfokus kembali pada pengalaman manusia. Pelajari hubungan antara pikiran dan raga serta bagaimana sains dan seni kontemporer menginterpretasikan kembali raga dan merayakan kemampuan manusia yang luar biasa—mulai dari memori dan persepsi terhadap kreativitas dan kesadaran diri.

Dengan menyatukan wawasan dari neurosains, seni pertunjukan, mode radikal, dan teknologi, pengunjung diundang untuk mengeksplorasi hal yang menjadikan kita manusia, dan bagaimana kita bertransformasi.

tanggal
Januari – Juli

Dissipative Figures – Human, Light in Dark
Dissipative Figures – 1000 Birds, Light in Dark

Mulai 17 Januari
Basement 2, Gallery 3
Dengan Tiket Masuk

 

Kedua karya seni ini mengeksplorasi gagasan bahwa semua makhluk hidup saling terhubung. Kehidupan lebih dari sekadar tubuh fisik, yang menjalin keterhubungan dengan alam. Saat kita hidup, kita saling bertukar energi dengan dunia yang membentuk lingkungan kita. Karya seni ini memvisualisasikan aliran energi ini, menyingkap keterhubungan eksistensi dan lingkungannya. Seperti halnya pusaran laut, hidup adalah fenomena dinamis yang muncul dari, dan dijaga oleh aliran energi dan materi.

Lihat lebih lanjut

Dalam Dissipative Figures – 1000 Birds, Light in Dark, gerakan burung divisualisasikan melalui energi yang mereka lepaskan ke udara, mewujudkan kehadiran mereka sebagai jejak yang tidak tetap dan bercahaya.

 

Dalam Dissipative Figures – Human, Light in Dark, energi yang dikeluarkan oleh sesosok manusia digambarkan sebagai cahaya sangat halus, yang mewujudkan esensi hidup itu sendiri. Di ArtScience Museum, sosok tersebut melayang di udara, menghadirkan rasa spiritualitas dan transendensi. Sosok yang melayang tersebut mengingatkan pada altar megah yang terbang, dan menunjukkan hubungan antara materi dan keagungan.

 

Hidup, berarti tidak dapat dipisahkan dari dunia yang secara terus menerus mengalirkan energi ke dalamnya.

 

Gambar oleh:

teamLab, Dissipative Figures – Human, Light in Dark © teamLab

Lihat detail

Mirror Mirror: Journey Into the Mind

1 Maret – 6 Juli
Galeri Basement 2
Dengan Tiket Masuk

 

Mirror Mirror: Journey Into the Mind adalah eksplorasi potensi dan kreativitas pikiran manusia tanpa batas. Dengan menghadirkan interaksi melalui serangkaian instalasi multimedia, pengunjung diundang untuk terhubung dengan batin, kesadaran, kenangan, dan identitas mereka secara lebih mendalam.

Lihat lebih lanjut

Pameran ini terdiri atas delapan ruangan, dan setiap ruangannya dirancang untuk menciptakan pengalaman yang membangkitkan berbagai pemikiran dan perasaan dalam diri Anda. Awali perjalanan Anda dengan memilih salah satu dari tiga pintu, lalu ambil langkah pertama Anda. Jalan nan unik menunggu Anda, dan hanya Anda yang dapat membuatnya.

 

Gambar oleh: Moment Factory

Lihat detail

Iris van Herpen: Sculpting the Senses

15 Maret – 10 Agustus
Galeri Lantai 3
Dengan Tiket Masuk

 

Iris van Herpen: Sculpting the Senses menampilkan karya salah satu desainer mode paling visioner di generasinya. Sebagai pelopor dalam penggunaan teknologi baru, Iris van Herpen menantang norma mode konvensional dengan memadukan teknik tradisional dan inovatif.

Lihat lebih lanjut

Dari mikro hingga makro, pameran ini mempertanyakan raga dalam ruang, serta identitas dan masa depan kita di dunia yang berubah secara pesat. Pameran retrospektif ini merayakan pendekatan berwawasan ke depan dan multidisiplin dari van Herpen, serta dibangun sebagai pengalaman imersif yang mencakup sembilan tema yang memadukan mode, seni, desain, dan sains.

 

Iris van Herpen: Sculpting the Senses adalah pameran yang diselenggarakan atas kerja sama Musée des Arts Décoratifs, Paris, Prancis, dengan ArtScience Museum, Singapura, berdasarkan pameran orisinal yang dirancang oleh Musée des Arts Décoratifs, Paris.

 

Gambar oleh:

Iris van Herpen (desainer) / Belanda b. 1984, Carla van de Puttelaar (fotografer), Belanda b. 1967 / Synergia Series 2021 / Foto: Carla van de Puttelaar / © Carla van de Puttelaar

Lihat detail

Acara Lain Akan Segera Hadir

Ikuti terus halaman ini untuk mendapatkan informasi selengkapnya tentang program-program mendatang!

Anda Mungkin Juga Akan Menyukai

Terbaik